Pengaruh Work-Life Balance Terhadap Employee Engagement Dimoderasi oleh Kepuasan Kerja pada Karyawan
Kata Kunci:
Employee Engagement, Work-Life Balance, Kepuasan Kerja, KaryawanAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan kausal antara Work-Life Balance (WLB) dan Employee Engagement (EE), dengan fokus pada peran krusial Kepuasan Kerja (KK) sebagai variabel moderasi. Penelitian dilakukan pada karyawan Paris Department Store yang bergerak di sektor ritel bertekanan tinggi.
Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kuantitatif dengan sampel 75 karyawan, data diolah menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Fokus analisis adalah pada kekuatan prediksi langsung dan efek interaksi model struktural. Hasil menunjukkan tiga temuan utama: Pertama, WLB memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap Employee Engagement. Kedua, KK terbukti menjadi prediktor yang paling dominan bagi Employee Engagement (koefisien} = 0.732). Ketiga, Kepuasan Kerja secara signifikan memoderasi dan memperkuat hubungan WLB terhadap Employee Engagement (koefisien interaksi = 0.291), menegaskan efek sinergis. Model ini memiliki daya prediksi EE sebesar 79.2% (R^2).
Referensi
[1] Afthanorhan, A., Almashaqbeh, I. U., Salleh, F., & Ghazali, P. L. (2020). The effect of work-life balance on employee engagement: The mediating role of job satisfaction. Management Science Letters, 10(14), 3397-3404.
[2] Bakker, A. B., & Demerouti, E. (2017). Job demands–resources theory: Taking stock and looking forward. Journal of Occupational Health Psychology, 22(3), 273–285.
[3] Judge, T. A., Thoresen, C. J., Bono, J. E., & Patton, G. K. (2001). The job satisfaction–job performance relationship: A qualitative and quantitative review. Psychological Bulletin, 127(3), 376–407.
[4] Schaufeli, W. B., Salanova, M., González-Romá, V., & Bakker, A. B. (2002). The measurement of engagement and burnout: A two sample confirmatory factor analytic approach. Journal of Happiness Studies, 3(1), 71–92.








