Dinamika dan Konflik Antar Anggota Organisasi dalam Meningkatkan Kinerja di SMP IT Najib Bariq Bandung

Penulis

  • Baiduri Wulandari Sejarah berdirinya Universitas Islam Negeri image/svg+xml
  • Mara Indah Lokawati Sejarah berdirinya Universitas Islam Negeri image/svg+xml
  • Hary Priatna Sanusi Sejarah berdirinya Universitas Islam Negeri image/svg+xml

DOI:

https://doi.org/10.59004/tx264q64

Kata Kunci:

konflik organisasi, kinerja sekolah, manajemen konflik, kepemimpinan partisipatif

Abstrak

Tujuan penelitian untuk menganalisis bagaimana eksistensi dinamika konflik antar anggota organisasi muncul dan menjadi budaya konflik dalam organisasi di SMP IT Najib Bariq, serta bagaimana dinamika dan konflik mampu meningkatkan kinerja SDM, bagaimana pengelolaan dinamika dan konflik tersebut menjadi manfaat atau tidak di  sekolah pada SMP IT Najib Bariq Bandung. Penelitian menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen internal. Hasil menunjukkan bahwa budaya konflik muncul disebabkan perbedaan persepsi kerja, pembagian tugas yang tidak merata, komunikasi internal yang belum maksimal, dan keterbatasan sumber daya. Konflik yang dikelola secara konstruktif (conflict-positive) berkontribusi pada inovasi, peningkatan kualitas pengambilan keputusan, dan penguatan kerja tim. Sebaliknya, konflik disfungsional menurunkan semangat kerja dan efektivitas pelaksanaan tugas. Rekomendasi mencakup budaya kerja yang positif yang mampu menyaring setiap konflik agar mampu miningkatkan kualitas kinerja yang positif dan perlunya penguatan mekanisme musyawarah (syura), kepemimpinan partisipatif, dan evaluasi rutin terencana sera pelatihan resolusi konflik bagi guru dan tenaga kependidikan.

Referensi

[1] Anita, A., Putri, A., Harahap, N., & Murtafiah, N. H. (2022). Manajemen Konflik Dalam Meningkatkan Produktivitas Organisasi Lembaga Pendidikan Islam. At-Tajdid: Jurnal Pendidikan Dan Pemikiran Islam, 6(2), 135-147.

[2] Farooqi, M. T., Ali, S., & Ahmed, S. (2023). Effects of school principals' conflict management styles on teachers' job performance. Bulletin of Education and Research, 45(3), 19–34.

[3] Hidayat, R. (2023). Manajemen konflik dalam lembaga pendidikan Islam. Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 7(2), 145–162.

[4] Kholifah, Y. B. (2019). Manajemen Konflik Perspektif Pendidikan Islam. Piwulang: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 2(1), 11-24.

[5] Pondy, L. R. (1967). Organizational conflict: Concepts and models. Administrative Science Quarterly, 12(2), 296–320.

[6] Rahim, M. A. (2011). Managing conflict in organizations (4th ed.). Transaction Publishers.

[7] Robbins, S. P. (2016). Organizational Behavior (16th ed.). Pearson.

[8] Sani, M. A., & Putri, H. N. A. (2023). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Dinamika Konflik Dalam Kelompok Kerja Dan Dampaknya Terhadap Kinerja Organisasi. Journal of Islamic Business Management Studies (JIBMS), 4(1), 31-41.

[9] Thomas, K. W., & Kilmann, R. H. (2007). Thomas–Kilmann conflict mode instrument. CPP Inc.

[10] Tjosvold, D. (2008). The conflict-positive organization. Journal of Organizational Behavior, 29(1), 19–28.

[11] Zaitun, Z. (2020). Manajemen konflik di sekolah berbasis Islam. Jurnal Anida: Studi Pendidikan Islam, 4(1), 23–38.

Unduhan

Diterbitkan

2026-02-19

Terbitan

Bagian

Artikel

Cara Mengutip

Wulandari, B., Lokawati, M. I., & Sanusi, H. P. (2026). Dinamika dan Konflik Antar Anggota Organisasi dalam Meningkatkan Kinerja di SMP IT Najib Bariq Bandung. JISMA: Jurnal Ilmu Sosial, Manajemen, Dan Akuntansi, 4(1), 1647-1656. https://doi.org/10.59004/tx264q64