Hubungan Pola Makan Anak dan Status Gizi Usia Sekolah di SD INPRES MOTI Wilayah Puskesmas MOTI Kabupaten Bantaeng

Penulis

  • Resky Akmal Universitas Prof. Dr.H.M.Arifin Sallattang
  • Ayu Bella Fauziah Universitas Prof. Dr.H.M.Arifin Sallattang
  • Hafsah HS Universitas Prof. Dr.H.M.Arifin Sallattang

Kata Kunci:

Pola Makan, Status Gizi, Usia Sekolah

Abstrak

Status gizi adalah keadaan seimbang antara asupan zat gizi dalam makanan dengan kebutuhan tubuh. Status gizi ini dapat dipengaruhi oleh banyak faktor, salah satunya pola makan anak. Anak usia sekolah merupakan salah satu kelompok anak yang rentan terhadap terjadinya masalah gizi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran karakteristik responden, dan hubungan antara pola makan anak dengan status gizi anak usia sekolah di SD Inpres Moti Wilayah kerja Puskesmas Moti. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional dengan sampel sebanyak 89 responden melalui teknik Stratified Random Sampling. Data dikumpulkan secara langsung oleh Penelitimelalui kuesioner Food Frequency Questionnaire (FFQ) dan pengukuran antropometri. Penelitian ini menggunakan analisis univariat untuk mengetahui distribusi frekuensi dan rata-rata sedangkan analisis bivariat menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara pola makan anak (p-value 0,007) dengan status gizi anak usia sekolah di Wilayah kerja Puskesmas Bissappu. Penelitian selanjutnya dapat menganalisis mengenai faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi status gizi dengan menggunakan metode yang lebih lengkap yaitu Mix Method, agar memperkuat temuan penelitian.

Referensi

[1] Almatsier, S. (2011). Prinsip Dasar Ilmu Gizi. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

[2] Arisman. (2014). Gizi dalam Daur Kehidupan. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC.

[3] Badriah, D. L. (2014). Gizi Selama Rentang Kehidupan. Bandung: Refika Aditama.

[4] Black, M. M., & Aboud, F. E. (2011). Responsive Feeding is Embedded in a Theoretical Framework of Responsive Parenting. The Journal of Nutrition, 141(3), 490-494.

[5] Damayanti, R., & Muniroh, L. (2016). Hubungan Pengetahuan Gizi Ibu dan Pola Makan Anak dengan Status Gizi Anak Sekolah Dasar di Wilayah Kerja Puskesmas Gayaman, Mojokerto. Jurnal Gizi dan Dietetik Indonesia, 4(2).

[6] Gibson, R. S. (2005). Principles of Nutritional Assessment. Oxford University Press.

[7] Kemenkes RI. (2019). Laporan Nasional Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.

[8] Kemenkes RI. (2020). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2020 Tentang Standar Antropometri Anak. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

[9] Notoatmodjo, S. (2014). Ilmu Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

[10] Savage, J. S., Fisher, J. O., & Birch, L. L. (2007). Parental Influence on Eating Behavior: Conception to Adolescence. The Journal of Law, Medicine & Ethics, 35(1), 22-34.

[11] Sediaoetama, A. D. (2012). Ilmu Gizi untuk Mahasiswa dan Profesi. Jakarta: Dian Rakyat.

[12] Setyawati, V. A. V., & Hartini, E. (2018). Buku Ajar Dasar Ilmu Gizi Kesehatan Masyarakat. Deepublish.

[13] Soetjiningsih. (2012). Tumbuh Kembang Anak. Jakarta: EGC.

[14] Supariasa, I. D. N., Bakri, B., & Fajar, I. (2016). Penilaian Status Gizi. Jakarta: EGC.

[15] WHO. (2021). Fact Sheets: Malnutrition. World Health Organization.

Unduhan

Diterbitkan

2026-02-22

Terbitan

Bagian

Artikel

Cara Mengutip

Akmal, R., Fauziah, A. B., & Hafsah HS. (2026). Hubungan Pola Makan Anak dan Status Gizi Usia Sekolah di SD INPRES MOTI Wilayah Puskesmas MOTI Kabupaten Bantaeng. JISMA: Jurnal Ilmu Sosial, Manajemen, Dan Akuntansi, 4(1), 1699-1706. https://melatijournal.com/index.php/jisma/article/view/714