Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pemilahan Serta Pengelolaan Sampah Organik dan Anorganik di Dusun Dobangsan, Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta
DOI:
https://doi.org/10.59004/jmas.v1i5.243Kata Kunci:
Pengelolaan Sampah, Bank SampahAbstrak
Dusun Dobangsan adalah nama salah satu dusun yang berada di dataran rendah, secara geografis desa ini merupakan sebuah desa yang sangat asri. Dusun Dobangsan terdiri dari 270 kepala keluarga dengan jumlah penduduk 800 jiwa. Daerahnya terletak dipinggiran kota banyak terdapat lahan perkebunan dan tanah kosong untuk pertanian. Mayoritas penduduk dusun Dobangsan bermata pencaharian sebagai petani dan pedagang. Di desa ini memiliki banyak pematang sawah dan perkebunan yang sangat hijau. Penduduk Dusun Dobangsan sangat ramah tamah. Menyangkut masalah persoalan sampah organik dan anorganik di Dusun Dobangsan masih kurang adanya kesadaran dalam mengolah sampah, salah satunya yaitu sampah rumah tangga atau sampah sisa dapur. Kebanyakan beberapa dari mereka tidak menyadari akan pentingnya pengelolahan sampah untuk menjadikan desa lebih bersih dan sehat. Selain itu permasalahan sebagian warga terletak pada sampah rumah tangga atau sampah sisa dapur. Maka dari itu perlu adanya kesadaran masyarakat bagaimana warga cinta dengan lingkungan sehingga menjadi Dusun yang bersih dan sehat.
Referensi
M. Huda, I. J. Prasetyo, and I. Fitriyah, “Komunikasi Interpersonal Antar ODHA untuk Menumbuhkan Motivasi Kembali Hidup Normal di Yayasan Mahameru Surabaya,” J. Komun. Prof., vol. 3, no. 1, pp. 12–22, 2019, doi: 10.25139/jkp.v3i1.1700.
N. Sholichah, “Apresiasi Masyarakat Miskin Terhadap Layanan Sosial Dasar Pemerintah,” J. Komun. Prof., vol. 1, no. 1, pp. 1–21, 2017, doi: 10.25139/jkp.v1i1.171.
“Maps Lokasi KKN Kelompok 4 - Dusun Dobangsan.” https://www.google.co.id/maps/search/dobangsan+kulon+progo/@-7.878669,110.1563896,16z/data=!3m1!4b1
A. P. Hele and N. F. S. Maela, “Peningkatan Pelayanan Berbasis Strategi Komunikasi Organisasi pada RSUD Luwu,” J. Komun. Prof., vol. 2, no. 1, pp. 39–54, 2018, doi: 10.25139/jkp.v2i1.910.
Z. Zulaikha, “Peran Komunitas Maya Dalam Memotivasi Ibu-ibu Untuk Berwirausaha,” J. Community Dev. Soc., vol. 1, no. 1, pp. 44–56, 2019, doi: 10.25139/cds.v1i1.1651.
Y. Nugraheni and A. Y. Widyaningrum, “Dinamika Sikap Warga atas Program CSR Bank Sampah Gunung Anyar Surabaya,” J. Stud. Komun. (Indonesian J. Commun. Stud., vol. 3, no. 1, p. 41, 2019, doi: 10.25139/jsk.v3i1.1419.
V. Coello, “UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 18 TAHUN 2008 TENTANG PENGELOLAAN SAMPAH,” pp. 1–46, 2008.
walhi-jogja.or.id, “Kisah Kelam dari Gunung Sampah Piyungan,” walhi-jogja.or.id, 2022. https://walhi-jogja.or.id/index.php/2022/05/29/kisah-kelam-dari-gunung-sampah-piyungan/
Ombudsman.jogjaprov.go.id, “Pengolahan Sampah Perlu Sentuhan Teknologi,” ombudsman.jogjaprov.go.id, 2018. https://ombudsman.jogjaprov.go.id/pengolahan-sampah-perlu-sentuhan-teknologi/
Jefrey et al., “Penyediaan tempat pembuangan sampah dan edukasi klasifikasi jenis-jenis sampah,” First Natl. Conf. Community Serv. Proj. Soc. Driv. Chang. Soc. Innov., pp. 255–260, 2019.
D. Pramardika, Melanthon Junaedi Umboh, and Gracia Christy Tooy, “Pengolahan Sampah Organik Rumah Tangga Menjadi Pupuk Organik Cair,” J. Ilm. Tatengkorang, vol. 4, no. 2, pp. 67–71, 2020, doi: 10.54484/tkrg.v4i2.316.
Tiara Syahra Syabani, “Cara Membuat Hidroponik Wick System Dari Botol Bekas. Simpel!,” berita.99.co. https://berita.99.co/cara-membuat-hidroponik-botol/
safetysignindonesia.id, “Mengolah Sampah Dapur Jadi Pupuk Organik Cair, Begini Caranya!,” safetysignindonesia.id. https://safetysignindonesia.id/mengolah-sampah-dapur-jadi-pupuk-organik-cair-begini-caranya/








